“itu ka .. disana ” telunjuk basah, kusamnya mengarahkan saya pada tumpukan kardus, “itu ka .. rumah ade di kardus, atapnya reyot gara gara ade sering sobek atap rumah buat dijadikan perahu ini” jawab nya polos ..
ia berucap pada perahu itu seraya menyerahkannya pada aliran sungai, “perahuku karamlah di gedung putih, bawa aku secercah harapan, sampaikan sebuah berita aku .. dan derita tanah airku .. ibu … dimana ibu ? bapak negara jahat bu .. ingin dipeluk ibuuuu … negri ini tidak bisa memelukku !”
itu sepenggal kisah dari alif kecil, pengadu nasib di bawah panas terik matahari serta diselimuti asap kendaraan. alif yang menginspirasi saya untuk membuat armada laut inifilosofi armada laut, perahu kardus “majas perumpamaan lah sebagai bahan bakar utamanya, surealis,entah apa itu lainnya .. selama isinya pencitraan kita akan keindahan kelak suatu saat berhasil karam di sebuah pulau (pulau yaitu kebahagiaan, jika selalu kita anggap itu bahagia dan syukuri maka itulah kebahagiaan), jangan lihat dari fisiknya kardus (kardus sering kali kita jumpai dari kalangan rendah, di bawah jembatan kota misalnya ? tidak terhitung bangunan dari kardus sebagai pondasi rumah. yaitulah kami.. kami tidak jauh seperti mereka yang hidup di bawah jembata, kami sama sama terjun dari keterpurukan meski berbeda latar, sedarilah dari segi keterpurukan itu banyak hal indah, terbilang murah namun meriah) kita kemas dalam bentuk keindahan, dari aksara, sastra kah ?, rupa, lukis, dan sebagainya ..meski plot dan jalan ceritanya berbeda, namun tetap sama seperti kisah si alif, sama sama tujuannya menyampaikan pesancreated by ari pratama

“itu ka .. disana ” telunjuk basah, kusamnya mengarahkan saya pada tumpukan kardus, “itu ka .. rumah ade di kardus, atapnya reyot gara gara ade sering sobek atap rumah buat dijadikan perahu ini” jawab nya polos ..

ia berucap pada perahu itu seraya menyerahkannya pada aliran sungai, “perahuku karamlah di gedung putih, bawa aku secercah harapan, sampaikan sebuah berita aku .. dan derita tanah airku ..
ibu … dimana ibu ? bapak negara jahat bu .. ingin dipeluk ibuuuu … negri ini tidak bisa memelukku !”

itu sepenggal kisah dari alif kecil, pengadu nasib di bawah panas terik matahari serta diselimuti asap kendaraan. alif yang menginspirasi saya untuk membuat armada laut ini


filosofi armada laut, perahu kardus
“majas perumpamaan lah sebagai bahan bakar utamanya, surealis,entah apa itu lainnya .. selama isinya pencitraan kita akan keindahan kelak suatu saat berhasil karam di sebuah pulau (pulau yaitu kebahagiaan, jika selalu kita anggap itu bahagia dan syukuri maka itulah kebahagiaan), jangan lihat dari fisiknya kardus (kardus sering kali kita jumpai dari kalangan rendah, di bawah jembatan kota misalnya ? tidak terhitung bangunan dari kardus sebagai pondasi rumah. yaitulah kami.. kami tidak jauh seperti mereka yang hidup di bawah jembata, kami sama sama terjun dari keterpurukan meski berbeda latar, sedarilah dari segi keterpurukan itu banyak hal indah, terbilang murah namun meriah) kita kemas dalam bentuk keindahan, dari aksara, sastra kah ?, rupa, lukis, dan sebagainya ..

meski plot dan jalan ceritanya berbeda, namun tetap sama seperti kisah si alif, sama sama tujuannya menyampaikan pesan


created by ari pratama

terusan filosofi “kethek carut” julukan kapten kapal kardus yang kedua ini, kethek yang kita kenal dalam arti “monyet”. keberadaan kasta nya dipertanyakan, hingga kini kebenarannya masih dipersoalkan ? entah keturunan manusiakah atau dewa ? atau sebaliknya manusia lah anak cucu dari mereka ? monyet ini selalu diambang kebimbangan, carut marut layaknya manusia ? lantas, apa memang layak kita disamakan dengan monyet ? pantaskah kita hidup tak bertujuan, selalu bimbang dan dipertaruhkan ? jika demikian apa bedanya kita dengan ras kethek ?created by ari pratama

terusan filosofi “kethek carut” julukan kapten kapal kardus yang kedua ini, kethek yang kita kenal dalam arti “monyet”. keberadaan kasta nya dipertanyakan, hingga kini kebenarannya masih dipersoalkan ? entah keturunan manusiakah atau dewa ? atau sebaliknya manusia lah anak cucu dari mereka ?

monyet ini selalu diambang kebimbangan, carut marut layaknya manusia ? lantas, apa memang layak kita disamakan dengan monyet ? pantaskah kita hidup tak bertujuan, selalu bimbang dan dipertaruhkan ? jika demikian apa bedanya kita dengan ras kethek ?

created by ari pratama

filosofi armada laut, terusan perahu kardus part I “melancong ke negri blencong” perahu kardus memiliki dua orang kapten, satu diataranya resi katak canting, dan satunya lagi resi kethek carut. julukan itu sepadan dengan kehidupan mereka, kethek carut misalnya; luwes, pelik, tidur mendengkur, minder serta romantik singkat cerita, seperti biasa resi kethek memutar tembang john lennon lewat kotak musik, dengan bibir gemetar menahan amarah , kapiten kethek carut mengucapkan sumpah yang mengerikan, “aku tidak akan pernah rela dayang dayang saya jatuh ke tangan durjana, mereka itu durhaka ! tuhan, saya tahu saya bukan salah satu favorit Mu, bahkan tidak diterima di rumah Mu , tapi saya bisa menggunakan sedikit perhatian sebelum saya remukkan dada dursasana !” kapiten katak canting sadar lolongan kapiten kethek tengah di ambang kebingungan, ia pun mencoba meredam dan kemudian mengajaknya pergi melaut saja, karena laut menenangkan . (begitulah awal mula perjalanan kita lintas samudera, kisah singkat kapten kedua di kapal kardus ini)created by ari pratama

filosofi armada laut, terusan perahu kardus part I “melancong ke negri blencong”
perahu kardus memiliki dua orang kapten, satu diataranya resi katak canting, dan satunya lagi resi kethek carut. julukan itu sepadan dengan kehidupan mereka, kethek carut misalnya; luwes, pelik, tidur mendengkur, minder serta romantik

singkat cerita, seperti biasa resi kethek memutar tembang john lennon lewat kotak musik, dengan bibir gemetar menahan amarah , kapiten kethek carut mengucapkan sumpah yang mengerikan, “aku tidak akan pernah rela dayang dayang saya jatuh ke tangan durjana, mereka itu durhaka ! tuhan, saya tahu saya bukan salah satu favorit Mu, bahkan tidak diterima di rumah Mu ,
tapi saya bisa menggunakan sedikit perhatian sebelum saya remukkan dada dursasana !” kapiten katak canting sadar lolongan kapiten kethek tengah di ambang kebingungan, ia pun mencoba meredam dan kemudian mengajaknya pergi melaut saja, karena laut menenangkan .

(begitulah awal mula perjalanan kita lintas samudera, kisah singkat kapten kedua di kapal kardus ini)

created by ari pratama

filosofi armada laut, terusan perahu kardus part I “melancong ke negri blencong” lautan, titah Afonso de Albuquerqu, laksana panggung dan pelaut sebagai pemeran. pelaut membentangkan layar, menurunkan jangkar, menjalankan suatu peran, dan memainkan lakon. itulah dramaturgi. kapten yang kita kenal, sebut saja katak canting mendalangi kapal dan memperkenalkan dramaturgi ini kepada awak awak kapalnya. si katak canting mengatur, mengumpamakan, dan mempercantik agar kesan jurnal yang ia bawa tampilapik . entah seberapa jauh kapten dan awak awaknya melaut ? namun, bukan katak lagi julukan sang kapten jika tidak pergi berlayar, katak yang mampu bertahan di dua alam terasingkan, begitupun kapten bersi tegang mempertahankan kapal dari hewan laut buas serta badai. siapakah si katak canting ? luas makna, eksentrik .. mengulas ke belakang, kapten hidup terasingkan, ia terbiasa adaptasi dengan cendekiawan nakal serta cendekiawan baik, bahkan ia sempat melakoni katak nakal biru safir, sempat pula sebagai katak kali yang baik dan tidak beracun. ya karena dahulu tugasnya mengamati dan melindungi. sekalipun menyamar dan terjun sebagai cendikiawan. berkat kepiawaiannya itu sang kapten dijuluki “katak canting” created by ari pratama

filosofi armada laut, terusan perahu kardus part I “melancong ke negri blencong”
lautan, titah Afonso de Albuquerqu, laksana panggung dan pelaut sebagai pemeran. pelaut membentangkan layar, menurunkan jangkar, menjalankan suatu peran, dan memainkan lakon. itulah dramaturgi. kapten yang kita kenal, sebut saja katak canting mendalangi kapal dan memperkenalkan dramaturgi ini kepada awak awak kapalnya.
si katak canting mengatur, mengumpamakan, dan mempercantik agar kesan jurnal yang ia bawa tampilapik . entah seberapa jauh kapten dan awak awaknya melaut ? namun, bukan katak lagi julukan sang kapten jika tidak pergi berlayar, katak yang mampu bertahan di dua alam terasingkan, begitupun kapten bersi tegang mempertahankan kapal dari hewan laut buas serta badai.
siapakah si katak canting ? luas makna, eksentrik ..

mengulas ke belakang, kapten hidup terasingkan, ia terbiasa adaptasi dengan cendekiawan nakal serta cendekiawan baik, bahkan ia sempat melakoni katak nakal biru safir, sempat pula sebagai katak kali yang baik dan tidak beracun. ya karena dahulu tugasnya mengamati dan melindungi. sekalipun menyamar dan terjun sebagai cendikiawan. berkat kepiawaiannya itu sang kapten dijuluki “katak canting”

created by ari pratama

(Source: syeva)

marikapaprika:

A few little Instagram snippets of my process from the animation I’ve been working on for the past 12 weeks! Most of these are of the stop-motion side of the development (I’m also compositing with hand-drawn animation.)

Anyway, I thought I’d put these up as a little preview, since I’ll be hopefully be finalizing the film by Monday morning! Then I’ll finally be able to put it up here. Wish me luck~

P.S.  Speaking of Instagram, if anyone wants to add me, my username is @marikacowan!!

ratgoat:

Drawin. Feeling kind of uninspired lately. (Taken with instagram)

ratgoat:

Drawin. Feeling kind of uninspired lately. (Taken with instagram)

(via erinthecreative)

Pada  bulan April 1992, Christopher McCandless (Emile Hirsch) tiba di daerah  terpencil di Denali National Park and Preserve di Alaska dan membuat  sebuah perkemahan di sebuah bus ditinggalkan. Pada awalnya, McCandless adalah konten dengan isolasi, keindahan alam di sekelilingnya, dan getaran hidup dari tanah. Dia  berburu hewan liar dengan senapan kaliber .22, membaca buku, dan  membuat buku harian pikirannya saat ia mempersiapkan dirinya untuk  sebuah kehidupan baru di alam liar.Dua tahun sebelumnya di Mei 1990, lulusan McCandless dengan pujian yang tinggi dari Emory University di Atlanta, Georgia. Tak  lama setelah itu, McCandless menolak kehidupan konvensional nya dengan  menghancurkan semua kartu kredit dan dokumen identifikasi. Dia  menyumbangkan hampir semua seluruh tabungan $ 24.000 untuk Oxfam dan  menetapkan pada drive lintas negara-dalam bukunya baik digunakan, tetapi  Datsun dapat diandalkan untuk pengalaman hidup di padang gurun. Namun,  McCandless tidak memberitahu orangtuanya Walt (William Hurt) dan Billie  McCandless (Marcia Gay Harden) maupun adiknya Carine (Jena Malone) apa  yang dia lakukan atau ke mana ia pergi, dan menolak untuk tetap  berhubungan dengan mereka setelah kepergiannya , meninggalkan mereka untuk menjadi semakin cemas dan akhirnya putus asa.Di  Danau Mead, Arizona, mobil McCandless ‘ini terjebak dalam banjir  bandang menyebabkan dia untuk meninggalkan itu dan mulai mencari  tumpangan sebagai gantinya. Dia membakar apa yang tersisa dari pasokan uang tunai berkurang dan mengasumsikan nama baru: “. Alexander Supertramp” Di  California Utara, McCandless bertemu dengan pasangan hippie bernama Jan  Burres (Catherine Keener) dan Rainey (Brian H. Dierker). Rainey McCandless menceritakan tentang hubungannya gagal dengan Jan, yang akan mengobarkan McCandless. Pada  bulan September, berhenti McCandless di Carthage, South Dakota untuk  bekerja untuk sebuah perusahaan kontrak panen yang dimiliki oleh Wayne  Westerberg (Vince Vaughn), tapi ia dipaksa untuk pergi setelah  Westerberg ditangkap untuk pembajakan satelit.McCandless  kemudian perjalanan ke Sungai Colorado dan, meskipun diberitahu oleh  jagawana bahwa ia mungkin tidak kayak menyusuri sungai tanpa lisensi,  mengabaikan peringatan mereka dan dayung hilir sampai akhirnya ia tiba  di Meksiko. Di sana, kayak nya hilang dalam badai debu dan dia menyeberangi kembali ke Amerika Serikat pada kaki. Tidak dapat menumpang, ia mulai bepergian melalui kereta barang ke Los Angeles, California. Tidak lama setelah tiba, bagaimanapun, dia mulai merasa “rusak” oleh peradaban modern dan memutuskan untuk pergi. Kemudian,  McCandless dipaksa untuk beralih metode itu perjalanan kembali ke lalui  setelah ia dipukuli oleh seekor sapi jantan kereta api.Pada  bulan Desember 1991, McCandless tiba di City Slab di wilayah Lembah  Imperial California, dan pertemuan Jan dan Rainey lagi. Di sana ia bertemu Tracy Tatro (Kristen Stewart), seorang gadis remaja yang menunjukkan minat pada McCandless. Setelah liburan, McCandless memutuskan untuk melanjutkan menuju Alaska, banyak kesedihan semua orang. Sementara  berkemah di dekat Salton City, California, McCandless pertemuan Ron  Franz (Hal Holbrook), seorang pensiunan yang menceritakan kisah  hilangnya keluarganya dalam kecelakaan mobil saat dia melayani di  Angkatan Darat Amerika Serikat. Dia sekarang menempati waktunya di sebuah bengkel sebagai pekerja kulit amatir. Franz mengajarkan McCandless kerajinan leatherwork, sehingga pembuatan sabuk bahwa rincian McCandless ‘perjalanan. Setelah  menghabiskan beberapa bulan dengan Franz, McCandless memutuskan untuk  berangkat ke Alaska meskipun kesal Franz, yang telah menjadi sangat  dekat dengan McCandless. Pada  catatan perpisahan, Franz memberikan McCandless berkemah lama dan  peralatan perjalanan bersama dengan tawaran untuk mengadopsi dia sebagai  anak cucunya, tetapi McCandless hanya memberitahu kepadanya bahwa  mereka harus membicarakan hal ini setelah ia kembali dari Alaska,  kemudian berangkat.Bulan kemudian di bus ditinggalkan, hidup menjadi lebih keras dan McCandless ia menjadi kurang cerdas. Sebagai persediaan nya mulai habis, ia menyadari bahwa alam juga kasar dan tidak peduli. Dalam  rasa sakit realisasi, McCandless menyimpulkan bahwa kebahagiaan sejati  hanya dapat ditemukan ketika dibagi dengan orang lain dan berusaha untuk  kembali dari alam liar untuk teman-teman dan keluarga. Namun,  ia menemukan bahwa ia telah menyeberangi sungai selama musim dingin  telah menjadi luas, dalam, dan kekerasan karena mencair, dan ia tidak  dapat menyeberang. Sedih,  ia kembali ke bus, sekarang sebagai tahanan yang tidak lagi  mengendalikan nasibnya dan hanya bisa berharap bantuan dari luar. Dalam  tindakan putus asa, McCandless dipaksa untuk berkumpul dan makan akar  dan tanaman, tapi dia membingungkan tanaman yang sama dan menjadi sakit  sebagai hasilnya. Perlahan-lahan  sekarat, ia terus untuk mendokumentasikan proses nya realisasi diri dan  menerima nasibnya, karena ia membayangkan keluarganya untuk terakhir  kalinya. Dia menulis perpisahan untuk dunia dan merangkak ke dalam tasnya tidur untuk mati. Dua minggu kemudian, tubuhnya ditemukan oleh para pemburu rusa. Tak lama setelah itu, Carine abu kakaknya kembali dengan pesawat dari Alaska ke Virginia dalam ranselnya.sumber.wikipedia
HAPPINESS  ONLY REAL WHEN SHARED disaat kebahagiaan dalam hidup keluarga merupakan  hal yang langka dalam diri seorang pemuda bernama Chris Mccandells.ia  terlahir dari keluarga yang mapan dan berkecukupan, ayahnya seorang  ilmuwan NASA yang menemukan teknologi satelit yang digunakan amerika  untuk menyaingi satelit rusia, sputnik. namun meski ia berasal dari keluarga yang sangat mapan dan kaya ia tak pernah  mendapatkan kebahagiaan dalam keluarganya.sampai akhirnya pemuda  sarjana filsafat ini merasa muak dengan kehidupan yang dia anggap penuh  kepalsuan dan memilih untuk mengasingkan diri kedalam ganasnya alam  alaska he want 2 spent his life into the wild, dan ia ingin  menggantungkan hidup sepenuhnya kepada alam,karena ia sudah muak dengan  kehidupan yang dia anggap palsu dan penuh kemunafikan.

Pada bulan April 1992, Christopher McCandless (Emile Hirsch) tiba di daerah terpencil di Denali National Park and Preserve di Alaska dan membuat sebuah perkemahan di sebuah bus ditinggalkan. Pada awalnya, McCandless adalah konten dengan isolasi, keindahan alam di sekelilingnya, dan getaran hidup dari tanah. Dia berburu hewan liar dengan senapan kaliber .22, membaca buku, dan membuat buku harian pikirannya saat ia mempersiapkan dirinya untuk sebuah kehidupan baru di alam liar.

Dua tahun sebelumnya di Mei 1990, lulusan McCandless dengan pujian yang tinggi dari Emory University di Atlanta, Georgia. Tak lama setelah itu, McCandless menolak kehidupan konvensional nya dengan menghancurkan semua kartu kredit dan dokumen identifikasi. Dia menyumbangkan hampir semua seluruh tabungan $ 24.000 untuk Oxfam dan menetapkan pada drive lintas negara-dalam bukunya baik digunakan, tetapi Datsun dapat diandalkan untuk pengalaman hidup di padang gurun. Namun, McCandless tidak memberitahu orangtuanya Walt (William Hurt) dan Billie McCandless (Marcia Gay Harden) maupun adiknya Carine (Jena Malone) apa yang dia lakukan atau ke mana ia pergi, dan menolak untuk tetap berhubungan dengan mereka setelah kepergiannya , meninggalkan mereka untuk menjadi semakin cemas dan akhirnya putus asa.

Di Danau Mead, Arizona, mobil McCandless ‘ini terjebak dalam banjir bandang menyebabkan dia untuk meninggalkan itu dan mulai mencari tumpangan sebagai gantinya. Dia membakar apa yang tersisa dari pasokan uang tunai berkurang dan mengasumsikan nama baru: “. Alexander Supertramp” Di California Utara, McCandless bertemu dengan pasangan hippie bernama Jan Burres (Catherine Keener) dan Rainey (Brian H. Dierker). Rainey McCandless menceritakan tentang hubungannya gagal dengan Jan, yang akan mengobarkan McCandless. Pada bulan September, berhenti McCandless di Carthage, South Dakota untuk bekerja untuk sebuah perusahaan kontrak panen yang dimiliki oleh Wayne Westerberg (Vince Vaughn), tapi ia dipaksa untuk pergi setelah Westerberg ditangkap untuk pembajakan satelit.

McCandless kemudian perjalanan ke Sungai Colorado dan, meskipun diberitahu oleh jagawana bahwa ia mungkin tidak kayak menyusuri sungai tanpa lisensi, mengabaikan peringatan mereka dan dayung hilir sampai akhirnya ia tiba di Meksiko. Di sana, kayak nya hilang dalam badai debu dan dia menyeberangi kembali ke Amerika Serikat pada kaki. Tidak dapat menumpang, ia mulai bepergian melalui kereta barang ke Los Angeles, California. Tidak lama setelah tiba, bagaimanapun, dia mulai merasa “rusak” oleh peradaban modern dan memutuskan untuk pergi. Kemudian, McCandless dipaksa untuk beralih metode itu perjalanan kembali ke lalui setelah ia dipukuli oleh seekor sapi jantan kereta api.

Pada bulan Desember 1991, McCandless tiba di City Slab di wilayah Lembah Imperial California, dan pertemuan Jan dan Rainey lagi. Di sana ia bertemu Tracy Tatro (Kristen Stewart), seorang gadis remaja yang menunjukkan minat pada McCandless. Setelah liburan, McCandless memutuskan untuk melanjutkan menuju Alaska, banyak kesedihan semua orang. Sementara berkemah di dekat Salton City, California, McCandless pertemuan Ron Franz (Hal Holbrook), seorang pensiunan yang menceritakan kisah hilangnya keluarganya dalam kecelakaan mobil saat dia melayani di Angkatan Darat Amerika Serikat. Dia sekarang menempati waktunya di sebuah bengkel sebagai pekerja kulit amatir. Franz mengajarkan McCandless kerajinan leatherwork, sehingga pembuatan sabuk bahwa rincian McCandless ‘perjalanan. Setelah menghabiskan beberapa bulan dengan Franz, McCandless memutuskan untuk berangkat ke Alaska meskipun kesal Franz, yang telah menjadi sangat dekat dengan McCandless. Pada catatan perpisahan, Franz memberikan McCandless berkemah lama dan peralatan perjalanan bersama dengan tawaran untuk mengadopsi dia sebagai anak cucunya, tetapi McCandless hanya memberitahu kepadanya bahwa mereka harus membicarakan hal ini setelah ia kembali dari Alaska, kemudian berangkat.

Bulan kemudian di bus ditinggalkan, hidup menjadi lebih keras dan McCandless ia menjadi kurang cerdas. Sebagai persediaan nya mulai habis, ia menyadari bahwa alam juga kasar dan tidak peduli. Dalam rasa sakit realisasi, McCandless menyimpulkan bahwa kebahagiaan sejati hanya dapat ditemukan ketika dibagi dengan orang lain dan berusaha untuk kembali dari alam liar untuk teman-teman dan keluarga. Namun, ia menemukan bahwa ia telah menyeberangi sungai selama musim dingin telah menjadi luas, dalam, dan kekerasan karena mencair, dan ia tidak dapat menyeberang. Sedih, ia kembali ke bus, sekarang sebagai tahanan yang tidak lagi mengendalikan nasibnya dan hanya bisa berharap bantuan dari luar. Dalam tindakan putus asa, McCandless dipaksa untuk berkumpul dan makan akar dan tanaman, tapi dia membingungkan tanaman yang sama dan menjadi sakit sebagai hasilnya. Perlahan-lahan sekarat, ia terus untuk mendokumentasikan proses nya realisasi diri dan menerima nasibnya, karena ia membayangkan keluarganya untuk terakhir kalinya. Dia menulis perpisahan untuk dunia dan merangkak ke dalam tasnya tidur untuk mati. Dua minggu kemudian, tubuhnya ditemukan oleh para pemburu rusa. Tak lama setelah itu, Carine abu kakaknya kembali dengan pesawat dari Alaska ke Virginia dalam ranselnya.

sumber.wikipedia

HAPPINESS ONLY REAL WHEN SHARED disaat kebahagiaan dalam hidup keluarga merupakan hal yang langka dalam diri seorang pemuda bernama Chris Mccandells.ia terlahir dari keluarga yang mapan dan berkecukupan, ayahnya seorang ilmuwan NASA yang menemukan teknologi satelit yang digunakan amerika untuk menyaingi satelit rusia, sputnik.
namun meski ia berasal dari keluarga yang sangat mapan dan kaya ia tak pernah mendapatkan kebahagiaan dalam keluarganya.sampai akhirnya pemuda sarjana filsafat ini merasa muak dengan kehidupan yang dia anggap penuh kepalsuan dan memilih untuk mengasingkan diri kedalam ganasnya alam alaska he want 2 spent his life into the wild, dan ia ingin menggantungkan hidup sepenuhnya kepada alam,karena ia sudah muak dengan kehidupan yang dia anggap palsu dan penuh kemunafikan.
quotes of me tuhan, saya tahu saya bukan salah satu favorit Mu, bahkan tidak  diterima di rumah Mu tapi, saya bisa menggunakan sedikit perhatian muak apa yang iblis katakan “Halo, ari kau jiwa yang akan datang ke sini untuk mengumpulkan keluarga kita kelak” anggap saja bunuh diri kawan, ketika mati aturan mengatakan bahwa saya  hanya punya satu tempat untuk pergi ataukah mengajak dan mengumpulkan  kawan di mahsyar ?

quotes of me
tuhan, saya tahu saya bukan salah satu favorit Mu, bahkan tidak diterima di rumah Mu tapi, saya bisa menggunakan sedikit perhatian
muak apa yang iblis katakan “Halo, ari kau jiwa yang akan datang ke sini untuk mengumpulkan keluarga kita kelak”

anggap saja bunuh diri kawan, ketika mati aturan mengatakan bahwa saya hanya punya satu tempat untuk pergi ataukah mengajak dan mengumpulkan kawan di mahsyar ?
waspadai ya dari serigala pelahap mahkota !

waspadai ya dari serigala pelahap mahkota !

(Source: nokkasili)